Maluku, Orasirakyat.com
Dalam 'Kejahatan HAM' tersebut, setidaknya tercatat ada 18 Korban tertembak termasuk ibu-ibu.
Pihak Kepolisian 'mungkin' lupa kalau seragam yang mereka pakai, senjata yang mereka gunakan & fasilitas kendaran taktis untuk menunjang operasional mereka di beli dari uang rakyat.
Ironis, ketika semuanya di beli dari uang rakyat untuk melayani masyarakat justru dipakai untuk menumpahkan darah masyarakat sipil yang tidak bersenjata.
Untuk alasan apapun, tidak ada satupun pembenaran dapat membenarkan 'Kejahatan HAM' yang dilakukan oleh anggota Kepolisian di Negeri Tamilouw.
Ungkap secara transparan, tangkap, adili dan penjarakan 'Penjahat HAM' adalah pilihan yang harus dilakukan Kepolisian saat ini. Karena, tidak ada pilihan lain selain memberi rasa keadilan bagi rakyat yang mempunyai kedaulatan di Republik ini.
Arnold Thenu
Ketua Umum Forum Masyarakat Maluku
(FORMAMA)
![]() |
Klik ☝ untuk mengikuti akun Google News Kami agar anda tidak ketinggalan berita menarik lainnya |