Namrole, Pemberitaan media Orasirakyat.com soal oknum OKP/Ormas akan ditindak tegas pihak Polres Buru Selatan (Bursel) jika meminta THR secara paksa adalah kekeliruan dalam pemberitaan dan tidak benar adanya.
Dimana pemberitaan tersebut sebenarnya tidak ada maksud atau niat untuk menjustice OKP/ Ormas dengan prasangka buruk.
"Kami dari pimpinan media Orasirakyat.com menyampaikan permintaan maaf kepada seluruh OKP/Ormas di Bursel terkait pemberitaan yang menyudutkan OKP/Ormas dengan menyebut bahwa Oknum OKP/Ormas akan ditindak tegas oleh pihak Polres jika kedapatan meminta THR secara paksa," ujar salah satu pimpinan media Orasirakyat.com, M Samuel, Senin (17/03/2025) malam.
Ia menjelaskan, pemberitaan itu terjadi karena miss komunikasi dengan pihak Polres Bursel dan sama sekali tidak ada niat untuk menjelek-jelekkan pimpinan OKP/Ormas atau mendiskreditkan siapapun karena selama ini OKP/Ormas bermitra baik dengan media.
"Sesungguhnya tidak ada niat untuk menjatuhkan nama baik dari OKP/Ormas sebab selama ini mereka sudah bermitra baik dengan kami media bahkan sudah banyak membantu media dalam berbagai pemberitaan," ujarnya.
Lebih jauh dijelaskan bahwa kekeliruan dalam pemberitaan ini biarlah menjadi sebuah moment baik untuk mempererat hubungan antara media dengan Pimpinan OKP/Ormas yang ada di Bursel.
"Kami berharap kekeliruan ini biarlah menjadi perekat untuk menambah harmonisnya hubungan antara media dan OKP di Bursel," tutupnya.
Untuk diketahui, pemberitaan dengan judul "Kapolres Bursel Akan Tindak Tegas Oknum OKP dan Ormas Yang Minta THR Secara Paksa" adalah kekeliruan dalam penulisan. (Red)
![]() |
Klik ☝ untuk mengikuti akun Google News Kami agar anda tidak ketinggalan berita menarik lainnya |