Mengawali rangkaian pembukaan MPPC XI AMGPM Cabang I Talitakumi dilakukan kebaktian minggu yang dipimpin oleh Pendeta Patrick. S. Leleury.
Usai kebaktian, proses pembukaan MPPC diawali dengan Laporan Panitia Pelaksana oleh Selfanus Tetelepta, dalam laporannya Tetelepta menjelaskan Peserta yang mengikuti MPPC berasal dari utusan 7 Ranting termasuk para Pendeta Se-Wilayah Cabang I Talitakumi.
Tetelepta menyebut tujuan musyawarah adalah untuk mengevaluasi program pelayanan dan realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja (APB) Pengurus Cabang (PC) tahun 2024 serta menetapkan program pelayanan dan APB tahun 2025, termasuk keputusan-keputusan lainnya.
Senada hal tersebut turut disampaikan Ketua Cabang Roby Tasidjawa dalam pidatonya di pelaksanaan MPPC XI tahun 2025, kegiatan tersebut dilakukan di bawah sorotan tema : “Beritakanlah Tahun Rahmat Tuhan telah datang dan Kerjakanlah Keselamatan” dan Sub Tema: “Teguhlah Sebagai Gereja Yang Profetik Untuk Terus Berbuah Bagi Kehidupan Bersama".
Tasidjawa menambahkan sidang Musyawarah yang digelar saat ini bukan untuk saling menghakimi melainkan menjadi wadah untuk pengembangan pelayanan dan pengkaderan organisasi pemuda gereja melalui evaluasi pelayanan secara baik dan matang.
"Hal ini dimaksudkan agar Kader di wilayah pelayanan Cabang I Talitakumi tetap menjaga kebersamannya dalam menjalankan pelayanan sebagai Garam dan Terang Dunia," ucap Tasidjawa.
Sekretaris AMGPM Daerah Buru Selatan, Vence Titawael mengungkapkan perkembangan jaman saat ini AMGPM harus bertransformasi, seperti halnya mendorong para kader untuk memanfaatkan konteks digitalisasi yang kian merambah.
"Terkait hal dimaksud ada berbagai terobosan yang mesti didorong untuk pengembangan pelayanan AMGPM ditengah pemanfaatan teknologi yang berkorelasi dengan jaman digitalisasi saat ini," kata Titawael.
"Dimana AMGPM senantiasa mentransformasikan dirinya menuju arah yang lebih baik, hal ini dibuktikan melalui Kongres Istimewa dan MPP yang telah melahirkan berbagai keputusan strategis termasuk perubahan Peraturan AD/ART dan Peraturan Organisasi (PO), perubahan ini akan berdampak signifikan sampai ke aras Ranting," ujarnya.
Titawael menambahkan pemanfaatan lahan tidur juga dapat didorong sebagai lahan produktif tujuannya untuk kemandirian organisasi tetapi juga peningkatan ekonomi kader kedepannya.
Ketua Kring Wilayah Cabang I Talitakumi Pendeta. H. R. Lessil/S, S.Si mengatakan dimomentum sidang legislatif AMGPM tingkat Cabang sudah mesti memberikan ide dan gagasan dalam menerjemahkan konteks digitalisasi yang dinilai sangat penting saat ini.
Hal lain yang perlu didorong adalah penguatan kapasitas kader AMGPM kedepannya, penguatan kapasitas kader akan menjadi nilai tawar sebagai kebutuhan penting di wilayah pemerintahan saat ini, dengannya upaya ini akan mendorong kapasitas diri yang mumpuni hingga membentuk integritas sebagai orang muda.
Menutup Sambutan pelaksanaan MPPC XI AMGPM Cabang I Talitakumi Camat Namrole Nasir Solissa berharap AMGPM tetap menjadi mitra dan berperan penting setiap progres pembagunan daerah kedepannya.
Agenda MPPC XI AMGPM Cabang I Talitakumi berlangsung sampai pukul 22 lebih 30 menit Waktu Indonesia Timur dan ditutup oleh Ketua AMGPM Daerah Buru Selatan Dominggus Seleky. (Sumber : AmgmpdaerahBursel.org)
![]() |
Klik ☝ untuk mengikuti akun Google News Kami agar anda tidak ketinggalan berita menarik lainnya |